Site Overlay

Gempuran Siber Selama 2020 Meningkat 3 Kali Lipat, Capai 423 Juta

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

JAKARTA – Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menunjukkan, serangan siber yang menyasar Indonesia selama periode Januari hingga November 2020 mencapai 423 juta kali. Jumlah ini naik tiga kali lipat dibandingkan periode sama pada tarikh lalu.

Statistika tersebut perlu menjadi perhatian bagi pengguna internet di Indonesia. Sebab, serangan siber tak melulu hanya berselirat pada perangkat keras atau unit lunak semata.

Kepala Badan Siber dan Isyarat Negara Hinsa Siburian menegaskan serangan itu terbagi dalam dua sifat, yakni serangan sosial dan teknis.

Serangan sosial berupa cara untuk mempengaruhi manusia pada dan melalui ruang siber dan cenderung bersangkutan erat dengan perang politik, perang informasi, perang psikologi, dan propaganda.

Sementara, serangan teknis lebih ditujukan menyerang jaringan logika melalui berbagi metode untuk mendapatkan akses ilegal, mencuri informasi, atau memasukkan malware yang bisa merusak jaringan fisik dan persona siber (pengguna internet).

Hinsa menjelaskan, tempat lingkup dunia siber terbagi di tiga lapisan, yaitu jaringan wujud, jaringan logika, dan pengguna (persona siber).

Lapisan jaringan fisik ini mencakup perangkat-perangkat membanting yang terhubung dengan internet, bagaikan komputer, smartphone, alat penyimpanan masukan, dan perangkat internet of things (IoT) .

Kemudian, untuk mengoneksikan jaringan satu dengan yang lain dalam sebuah pemrograman dibutuhkanlah lapisan ke-2, yaitu jaringan logika. Jaringan tersebut, kata Hinsa, sering disebut secara jaringan perantara atau perangkat lunak (software) yang terhubung dengan jaringan fisik.

Dan, terakhir, “Adalah lapisan persona siber dengan merupakan representasi digital dari bintang film atau identitas pengguna di bagian siber, ” ujar Hinsa pada diskusi virtual #CyberCorner bertajuk Ekosistem Ruang Siber Indonesia, Seperti Barang apa? “, Selasa (8 Desember 2020) yang diadakan oleh Cyberthreat. id, portal berita cybersecurity di Nusantara, melalui platform telekonferensi lokal Bertemu. id.

#CyberCorner merupakan agenda dialog virtual yang diadakan oleh Cyberthreat. id, portal berita cybersecurity. Diskusi ini bakal hadir menjadi agenda rutin diskusi virtual ke depan dengan topik seputar dunia siber dan ancamannya.

Dalam diskusi perdana yang dimoderatori Atasan Redaksi Cyberthreat. id, Nurlis Effendi, hadir sebagai pembicara Direktur Penjagaan Ekonomi Digital BSSN Anton Setiyawan, Pakar Hukum Telematika Edmon Makarim, dan Pakar Forensik Digital Ruby Alamsyah.

Acara tersebut juga diikuti sekitar 250 peserta dari kalangan umum, dosen serta mahasiswa dari berbagai universitas, seolah-olah Universitas Malahayati Bandar Lampung, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Universitas Muhammadiyah Kotabumi, STMIK Prabumulih, & IIM Surakarta.

(amr)