Site Overlay

Gerak Refleks Bantu Selamatkan Kucing saat Jatuh dari Ketinggian

Kucing menjadi salah satu hewan peliharaan yang menggemaskan. Hewan ini ternyata memiliki keunikan yang mungkin jarang diketahui oleh karakter.

Ya, hewan berkaki empat ini bisa datang dengan selamat meskipun jatuh daripada ketinggian yang wajar. Gerak refleks yang dimiliki kucing membuatnya bisa mendarat dengan keempat kaki, menyentuh permukaan tanpa mencederai tubuh kucing.

Diambil dari berbagai sumber, kucing punya sistem keseimbangan dan koordinasi yang baik. Hewan dengan biasa hidup di tengah-tengah pribadi itu dapat mengetahui posisi awak saat terjatuh.

Meski jatuhnya pada posisi terbalik, kucing segera memutar badannya & kakinya menghadap ke bawah supaya bisa mendarat.

 

Dijelaskan kalau rahasia kucing jatuh pada ketinggian namun hewan itu tidak asal atau terluka ialah dikarenakan kucing memiliki kelebihan, mengetahui kecepatan lepas maksimum mencapai 60 mil mulai jam.

Zaman terjatuh, kucing mulai meregangkan tangan seperti bajing loncat serta tubuhnya yang rileks. Hal ini memproduksi efek jatuh tidak begitu berat.

Kabarnya, kucing jatuh dari ketinggian kurang dibanding 7 lantai lebih memungkinkan menjadikan kematian daripada jatuh dari ketinggian 7 lantai atau lebih. Peristiwa ini disebabkan kucing memiliki kecakapan memutar diri selama ada zaman untuk melakukannya.

Saat melayang turun, kucing memposisikan tubuhnya mirip tupai terbang. Jadi, laju kucing ketika turun bisa melambat. Pada ketinggian tertentu, kucing mungkin bisa mengalami cedera atau retak di beberapa tulangnya, tetapi kucing seringkali terbukti bisa lestari hidup. Kemungkinan selamat kucing menjelma stabil di 95 persen masa jatuh dari ketinggian 9 sampai 32 lantai.

Baca juga: Tujuh Hewan Langka Ini Hanya Ada di Indonesia

(ahl)