Site Overlay

Kominfo dan Operator Upayakan Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Pasca-Bencana di NTT

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

FLORES berantakan Indonesia kembali berduka. Bencana banjir di Kabupaten Malaka terjadi sejak hari Jumat (02/04/2021) lalu. Sementara tersebut, banjir bandang dan terbis menimpa wilayah Kabupaten Bima pada hari Sabtu (03/04/2021), tepatnya pada pukul 15. 00 WITA.

Kemudian pada Minggu (04/04/2021), bencana sewarna juga menimpa wilayah Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Praja Kupang, pada pukul 01. 00 WITA.

Kejadian ini mengakibatkan jalan listrik Perusahaan Listrik Negeri (PLN) terputus, sehingga menerbitkan beberapa site base-transceiver station (BTS) seluler mengalami down service dan tidak bisa berfungsi.

Membaca Juga:     Berikut Daftar Wilayah NTT yang Terdampak Akibat Cuaca Ekstrem

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan, berdasarkan hasil monitoring operator seluler sampai dengan Senin (05/04/2021) pukul 11. 00 WIB, menunjukkan ada 98 site dengan terdampak (down) dari dua. 638 site eksisting dalam Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Ketepeng, Provinsi NTT.

Sementara di Kabupaten Bima, Provinsi NTB, ada sekitar 4 site yang terdampak dari 663 site eksisting.

“Sedangkan enam site BTS Universial Service Obligation (USO) yang beruang di Kabupaten Lembata, tidak terdampak oleh bencana tersebut dan harapannya akan lestari terus demikian, ” kata Menkominfo, Johnny G. Plate, dikutip dari laman resmi Kominfo.

Mengaji Juga:     62 Orang Meninggal Negeri Akibat Banjir Bandang di Flores Timur NTT

Johnny mengucapkan, pihaknya bersama dengan operator seluler terus melakukan pemantauan dan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) & Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Johnny, operator seluler sedang mencari jalan keras untuk kembali menyibukkan sebagian BTS yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

“Kami terus melakukan monitoring kepada jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya pemulihan layanan terhadap site seluler dengan masih down, sehingga mampu berfungsi kembali secara umum meskipun jaringan listrik belum kembali tersedia, ” tambahnya.

Johnny serupa mengutarakan, saat ini operator seluler telah menyediakan Mobile Backup Power (MBP) atau genset untuk menyambungkan balik site BTS yang terdampak. Ini dilakukan sebagai jalan alternatif agar layanan bagi pelanggan tetap bisa terjaga.

“Beberapa wilayah yang terkena bencana pula mengalami fiber-optic cut (FO Cut). Namun, layanan telah kembali normal karena sudah dilakukan penyambungan kembali, ” tandasnya.

(amr)