Site Overlay

Pengkaji Temukan Planet Mars Bersinar Muda di Malam Hari

CALIFORNIA – Peneliti mengamati Mars di malam hari dan menemukan bahwa planet itu tampak bersinar hijau. Fenomena ini terjadi kelanjutan reaksi kimia di atmosfer satelit, dikutip iNews .

Fenomena Mars bersinar hijau ditangkap oleh orbiter NASA MAVEN. Tapi, astronot tak mungkin melihatnya karena hanya tampak sebagai sinar ultraviolet oleh tanda manusia telanjang.

Penemuan ini dapat membantu menciptakan kisah yang lebih rinci tentang cuaca Mars, yang akan membantu misi awak pertama ke Planet Abang pada 2030-an. Misi awak baru ke Mars akan membutuhkan perkiraan yang lebih baik dibanding dengan tersedia saat ini untuk menghindari angin liar dan badai yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu.

Setiap malam, suasana bagian atas berkedip lembut di dalam sinar ultarviolet saat Matahari terbenam dan suhu turun hingga minus -79, 6 derajat Fahrenheit ke bawah. Rekan penulis Dr Zachariah Milby dari University of Colorado mengatakan, perlu tahu apa yang terjadi di atmosfer jika manusia akan mengirim orang.

Guna membuat kreasi, tim memetakan Mars untuk perdana kalinya menggunakan data dari pesawat luar angkasa MAVEN. Penemuan dengan dilaporkan dalam Journal of Geophysical Research ini menjelaskan sistem suasana Mars yang sangat kompleks, termasuk bagaimana cahaya berubah seiring musim.

Baca pula: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Penulis sari Profesor Nick Schneider mengatakan Mars masih memiliki beberapa kejutan meskipun merupakan planet yang paling penuh dipelajari di luar Bumi. “Perilaku atmosfer Mars sama rumit & berwawasannya dengan yang ada pada Bumi, ” katanya.

Cahaya hijau seperti dengan terlihat di Bumi dan Venus, awalnya terlihat oleh Misi Segera Mars Badan Antariksa Eropa di tahun 2003. Meskipun sudah lama terlihat, sekarang baru dianalisis secara rinci dan dinyatakan terus hidup dan berkembang.

(ahl)

Loading…